Sabtu, 08 Desember 2012

BUKAN CURHAT



Ketika seseorang dihadapkan dengan dua pilihan :
1. Memilih sesuai keinginan untuk masa depan yang gak tau gimana
2. Mengikuti pilihan orang lain yang udah jelas masa depannya
Andaikan memilih itu semudah seseorang membalikkan telapak tangannya.
Jika aku dihadapkan dengan pilihan itu, aku juga gak tau akan memilih apa. Pilihan no 1 itu mungkin sesuai sama pilihanku tapi gimana sama masa depan? Pilihan no 2 bagus sih tp gak yang sesuai dengan keinginan. Lalu gimana sama perasaan aku? Katanya memilih itu harus sesuai sama keinginan.... 

Ketika seseorang diminta oleh orang lain untuk menjadi yang terbaik. Apa seseorang itu sanggup bilang tidak agar orang lain tak kecewa? Tidak. Aku yakin semua orang berusaha untuk jadi yang terbaik hanya saja kemampuan tiap orang itu berbeda. Tapi orang lain tidak tahu seberapa keras seseorang itu untuk wujudkan permintaan orang lain itu. Meskipun harus jatuh bangun lewati itu semua, sampai harus menjatuhkan air mata tanpa ada yang menghapus air matanya.

Ketika seseorang dihadapkan dengan pertemuan dan perpisahan. Pertemuan merupakan sebuah awal untuk memulai segala sesuatu. Sedangkan perpisahan bukanlah akhir dari segalanya. Hanya saja awal dari kisah cerita yang baru.Tapi setiap perpisahan itu terkadang susah untuk diterima. Seseorang pernah memberitahuku “Jika seseorang pergi berarti kamu cukup kuat untuk hidup tanpanya.” Aku pun bertanya kembali “Bagaimana kita bisa tahu kalo kita cukup kuat?” Seseorang menjawab “Karena Allah gak akan memberikan cobaan di luar batas kemampuannya seseorang.” Dan aku hanya bisa diam mendengar jawabannya. Mungkin dia memang benar tapi prosesnya itu yang agak sulit. Yang penting jangan bilang gak bisa kalau belum mencoba, dan jangan menyerah sebelum berusaha.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar